Rupiah Makin Tertekan Emas Makin Menunjukkan Trend Positif
Harga emas hari ini belum ada perubahan signifikan, artinya masih seperti kemarin yaitu 543.000 per 1 gram. Harga ini sudah menunjukkan tren positif jika melihat harga emas pada hari jum’at yang berada pada posisi 535.000 (artinya ada kenaikan sebesar 8000/gram).
Emas menunjukkan pamor positifnya sebagai investasi aman justru ketika beberapa komoditas melemah. Kontrak pengiriman emas untuk Agustus di Nymex, per Senin (4/6) pukul 17.45 WIB, senilai US$ 1.625,1 per ons troi, atau naik 0,18% dari hari sebelumnya. Bahkan di Hongkong indeks harga emas menunjukkan kenaikan US$5,2 per troy ounce (16,71 sen dolar/gram) ke level US$1.619 per troy ounce (US$52,05/gram) hari senin 5 Juni pukul 08.11 WIB.
Sementara itu dollar semakin menekan rupiah hingga 9.450. Angka ini menunjukkan penurunan setelah intervensi BI yang mana sebelumnya berada pada angka 9.600 per dollar AS.
Hari ini diperkirakan rupiah akan makin tertekan jika melihat tingginya minat kepada dollar AS sebagaimana menurut Menurut ekonom Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih pada minggu lalu, investor global dan institusi keuangan terus meminta karena melihat dollar AS sebagai aset paling berharga (the highest quality assets).



